Allaahumma Sholli 'ala Muhammad wa 'ala Aali Muhammad >>> Untuk mendapatkan informasi beasiswa terbaru, silakan ikuti media sosial kami berikut ini: Telegram, Tiktok, Instagram, WhatsApp, Twitter, Youtube dan Facebook!
Banyak yang mengaitkan kemuliaan yang Allah berikan pada hamba-Nya dengan harta, seolah-olah ketika Allah ridha dengan seseorang, maka Allah akan kayakan dia, dan bila dia miskin artinya Allah tidak ridha
Padahal itu anggapan yang salah besar, dan tentu saja tidak berdasar
Dalam pandangan Al-Quran, harta itu adalah ujian (bala), baik kekurangan harta ataukah kelebihan harta, kesemuanya adalah ujian dari Allah Swt
Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia berkata: "Tuhanku telah memuliakanku".
Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata: "Tuhanku menghinakanku" - QS Al-Fajr: 15-16
Tapi bila kita lihat lebih dalam lagi, kefakiran memang mendekatkan pada kekufuran, hanya saya secara pribadi melihat lebih banyak yang lulus bila dihadapkan pada ujian kekurangan harta
Malah banyak yang menemukan Allah, dekat pada Allah saat diuji kekurangan harta, karena dia merasa tak ada yang dapat menolongnya kecuali Allah, hanya Allah yang bisa memberinya rezeki
Tapi tidak banyak yang lulus dari ujian kelebihan materi, dengan ujian kelapangan yang Allah berikan di dunia. Entah dia berubah sombong, tidak bersyukur, menjadi cinta dunia, dan sebagainya
Allah bisa jadi memuliakan hamba-Nya dengan harta dan menghinakannya dengan kefakiran, tapi bisa jadi Allah juga memuliakan hamba-Nya dengan kefakiran dan menghinakannya dengan harta
Pertanyaannya adalah, apa yang kita lakukan saat kita kekurangan dan kelebihan harta? Taatkah atau maksiatkah? Itu yang jadi jawaban, apakah kita lulus ujian ataukah tidak
Dan bagi yang lulus ujian, maka keadaan seperti apapun, tidak akan menjauhkannya dari Allah, justru membuatnya bertambah dekat dan bertambah mesra
Padahal itu anggapan yang salah besar, dan tentu saja tidak berdasar
Dalam pandangan Al-Quran, harta itu adalah ujian (bala), baik kekurangan harta ataukah kelebihan harta, kesemuanya adalah ujian dari Allah Swt
Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia berkata: "Tuhanku telah memuliakanku".
Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata: "Tuhanku menghinakanku" - QS Al-Fajr: 15-16
Tapi bila kita lihat lebih dalam lagi, kefakiran memang mendekatkan pada kekufuran, hanya saya secara pribadi melihat lebih banyak yang lulus bila dihadapkan pada ujian kekurangan harta
Malah banyak yang menemukan Allah, dekat pada Allah saat diuji kekurangan harta, karena dia merasa tak ada yang dapat menolongnya kecuali Allah, hanya Allah yang bisa memberinya rezeki
Tapi tidak banyak yang lulus dari ujian kelebihan materi, dengan ujian kelapangan yang Allah berikan di dunia. Entah dia berubah sombong, tidak bersyukur, menjadi cinta dunia, dan sebagainya
Allah bisa jadi memuliakan hamba-Nya dengan harta dan menghinakannya dengan kefakiran, tapi bisa jadi Allah juga memuliakan hamba-Nya dengan kefakiran dan menghinakannya dengan harta
Pertanyaannya adalah, apa yang kita lakukan saat kita kekurangan dan kelebihan harta? Taatkah atau maksiatkah? Itu yang jadi jawaban, apakah kita lulus ujian ataukah tidak
Dan bagi yang lulus ujian, maka keadaan seperti apapun, tidak akan menjauhkannya dari Allah, justru membuatnya bertambah dekat dan bertambah mesra
Allaahumma Sholli 'ala Muhammad wa 'ala Aali Muhammad >>> Untuk mendapatkan informasi beasiswa terbaru, silakan ikuti media sosial kami berikut ini: Telegram, Tiktok, Instagram, WhatsApp, Twitter, Youtube dan Facebook!
Allaahumma Sholli 'ala Muhammad wa 'ala Aali Muhammad >>> Untuk mendapatkan informasi beasiswa terbaru, silakan ikuti media sosial kami berikut ini: Telegram, Tiktok, Instagram, WhatsApp, Twitter, Youtube dan Facebook!
Jika dalam posting website SantriNabawi terdapat kesalahan, atau Anda ingin sekedar memberi kritik dan saran kepada admin, silakan kirim pesan saja ke fanspage SantriNabawi! Tidak perlu posting surat terbuka di website lain!!!
Dapatkan update info terbaru di WhatsApp dan Telegram Anda dengan Tips Jitu Agar Tak Ketinggalan Info Terbaru Website SantriNabawi.Com
Bagikan via WhatsApp





0 Response to "apa yang kita lakukan saat kita kekurangan dan kelebihan harta?"
Post a Comment
Komentar tanpa nama (Anonim) tidak akan dijawab. Jika ingin berkomentar silakan login Gmail Anda atau pilih Name/URL! Name isi nama Anda dan URL isi alamat fb Anda, misal fb.com/ikhwan.sholeh
Semua komentar selalu dimoderasi dan tidak akan muncul sebelum disetujui oleh admin. Oleh karena itu, HARAP TIDAK MENGIRIM KOMENTAR LEBIH DARI SEKALI! Jika admin belum menjawab harap bersabar!
Centanglah bagian "Notify Me" agar Anda segera menerima email pemberitahuan saat komentar Anda telah dijawab admin!