Close [X]
Assalaamu 'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh


Di Madinah Baiknya Pilih Fakultas Apa?





بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على رسول الله نبي محمد وعلى أله وصحبه أجمعين

Alhamdulillaah.. Setelah sekian lama fakum dari posting, kini Santri Nabawi kembali dapat menghadirkan posting sederhana yang in syaa Allah bermanfaat bagi yang membutuhkan. Iya lah bermanfaat kalau bagi yang membutuhkan. Hedeeh -_-

Posting ini merupakan pilihan favorit dari para fans halaman SantriNabawi di facebook. Belum ikut voting? Belum like? Makanya like dan voting donk, kan udah ada tombol likenya di atas!
Oke kembali ke laptop asus yang sudah mulai rewel, alias minta ganti dengan yang baru maksudnya.

Topik posting kali ini adalah fakultas apa yang sebaiknya dipilih pada jenjang S1 Universitas Islam Madinah?

Masih belum tau ada fakultas apa saja? Silakan baca pada posting Profil Universitas Islam Madinah! Di sana ana sudah sebutkan fakultas-fakultas apa saja yang ada di UIM disertai dengan jurusan yang tersedia untuk jenjang pascasarjana S2 (Magister) dan S3 (Doktoral) di Universitas Islam Madinah (UIM).

Tulisan ini ana tujukan khususnya bagi teman-teman yang sudah dinyatakan diterima menjadi calon mahasiswa madinah 2015/2016 namun masih bingung untuk memilih fakultas apa nantinya ketika tiba di Madinah dan melakukan muqobalah kedua.

Berikut tips-tips yang ana buat dengan model tanya jawab agar membuka wawasan Antum terkait pemilihan fakultas di UIM:

1- Antum ke Madinah mau belajar ilmu syar'i atau sains?
> Pertanyaan ini tentunya sudah Antum jawab saat daftar online. Kalau Antum mau belajar sains maka Antum akan belajar dengan pengantar bahasa inggris dan harusnya Antum sudah punya sertifikat TOEFL. Adapun jika ingin belajar ilmu syar'i maka Antum akan belajar dengan bahasa Arab.

2- Kalau mau masuk sains tapi belum punya sertifikat TOEFL atau masa berlakunya habis gimana?
> Allahu A'lam. ana nggak tau gimana solusinya.

3- Lihat kemampuan bahasa Arab Antum! Sudah siapkah menerima pelajaran 100% bahasa Arab dari Masyaikh yang kadang juga terselip bahasa 'ammiyyah?
> Jika nilai Antum hancur di fakultas, maka sulit untuk lanjut S2. Ada baiknya Antum masuk Ma'had Lughoh Arobiyyah dulu jika memang Antum masih lemah dalam membaca, menulis, mendengar, maupun berbicara bahasa Arab.

4- Lihat status dan umur Antum?
> Jika status Antum sudah beristri masa masih tetap mau masuk ma'had dulu? Kelamaan -_-. Atau berasa umur Antum sudah cukup tua, masa iya mau persiapan bahasa dulu? Kalau sudah ada modal bahasa cukup, bisa aja nekad masuk fakultas ntar juga terbiasa dan bisa mengikuti.

5- Ma'had Lughoh haruskah 2 tahun / 4 semester?
> Bisa kurang dari itu kok. Setau ana minimal 1 tahun, jadi Antum bisa langsung masuk Ma'had mustawa (semester) 3 aja. Atau mau mulai semester 2 juga boleh.

6- Fakultas Qur'an gimana?
> Top deh pokoknya. Mahasiswanya sedikit karena paling sulit masuknya. Hafalan Qur'an Antum harus sudah 30 juz dan lancar.

Fokus pelajarannya ya qiroat 'asyroh dan tafsir. Ada hafalan matan kitab Syatibiyyah. Ilmu syar'i lainnya seperti tauhid, hadits, fiqh, dan nahwu tetap dipelajari namun sedikit.

7- Fakultas Lughoh gimana?
> Gak kalah keren. Mahasiswanya juga sedikit, karena sudah di Arab mungkin jadi males belajar bahasa lagi. Padahal di fakultas ini juga akan dipelajari syair-syair Arab dan balaghoh.

Fokus pelajarannya adalah kebahasaan tentunya, seperti nahwu, shorof, syair, dan balaghoh. Ilmu syar'i lain juga dipelajari sedikit.

8- Fakultas Hadits gimana?
> Wes mantap. Mahasiswanya pertengahan lah, gak terlalu sedikit dan gak terlalu banyak. Hafalan 150 hadits per semester.

Fokus belajarnya mustholah hadits dan ilmu hadits lainnya serta mempelajari kitab-kitab hadits induk. Ilmu tafsir, tauhid, fiqh, nahwu juga dipelajari sedikit.

9- Fakultas Dakwah dan Ushuluddin gimana?
> Ini penting nih mengingat saat ini banyak pemikiran aneh yang jauh menyimpang dari Islam namun mengaku Islam. Jumlah mahasiswanya lumayan banyak.

Fokus belajarnya tauhid, agama lain, aliran pemikiran-pemikiran, dan metode dakwah. Tafsir, Fiqh, hadits, nahwu juga dipelajari sedikit.

10- Fakultas Syariah gimana?
> Wow ini yang paling banyak peminatnya baik dari penduduk lokal Arab Saudi sendiri maupun dari Indonesia. Karena katanya sih, orang Saudi kalau mau kerja resmi itu seperti polisi dan kantoran diutamakan lulusan syariah.

Fokus belajarnya ya seputar masalah fiqh dan ushul fiqh. Ilmu hadits, tafsir, tauhid, dan nahwu dipelajari sedikit.

11- Bisakah nanti pindah fakultas?
> Bisa, asalkan masih 2 semester. ana lupa jelasnya apakah maksimal pindahnya ketika awal semester 2 atau awal semester 3. Intinya boleh pindah. Namun kadang ada fakultas yang tidak mengizinkan pindah dan ada fakultas yang tidak mau menerima pindahan. Biasalah mood orang Arab suka berubah-ubah..

12- Yang dibutuhkan masyarakat desa/kota/negara Antum apa?
> ana sengaja meletakkan spesifikasi pelajaran utama 5 fakultas itu di tengah, agar setelah itu Antum mudah menjawab pertanyaan ini. Lihat masyarakat desa/kota/negara Antum kebanyakan butuh tahsin bacaan Qur'an, butuh ahli tafsir, mempelajari hadits, meluruskan aqidah tauhid, masalah khilafiyah fiqih, sastrawan yang Islami, atau metode pengajaran bahasa Arab yang lebih simple.

13- Kata hati Antum maunya belajar apa?
> Pertanyaan ini jawabannya bisa saja tak sesuai dengan nomor 12 di atas. Jika ditanyakan apa yang dibutuhkan masyarakat, maka jawabannya semua di nomor 12 itu dibutuhkan. Percuma Antum paksakan diri masuk suatu fakultas tertentu tapi hati Antum berat. Alternatif utama dan terakhir adalah pilih fakultas yang sesuai kesenangan hati Antum. In syaa Allah semua ilmu Islam itu akan bermanfaat.

14- Fakultas mana yang masuk S2nya mudah?
> Allahu A'lam. Kira-kira sih, ini kira-kira lho.. Ya yang mahasiswanya paling sedikitlah, karena otomatis saingan sedikit. Contoh fakultas Qur'an dan Lughoh.

15- Untuk yang Sains gimana?
> Allahu A'lam. Ini juga kira-kira lho.. Sains juga mungkin lebih mudah, karena fakultas baru dan mahasiswanya sedikit. Atau coba ke kampus lain yang masih di dalam Kerajaan Saudi Arabia (KSA).

Pembahasan terkait kampus lain bisa dibaca pada posting Tanya Jawab Beasiswa Kerajaan Saudi Arabia (KSA).

Jika ada koreksi dari kawan-kawan atau Asatidz senior UIM terkait konten silakan posting komentar Antum atau kontak ana pribadi, in syaa Allah konten yang kurang tepat akan ana perbaiki.

{Madinah, 2 November 2015 / 19 Muharrom 1437 H}
Copyright @ Ahmad Bilal Almagribi
Mahasiswa Fakultas Syari'ah, Universitas Islam Madinah



Perhatian!!! Jika Anda merasa artikel website SantriNabawi ini bermanfaat, silakan share ke sosmed Anda dengan mengklik tombol share yang sudah disediakan di bawah ini! Copas/repost WAJIB mencantumkan bahwa sumbernya dari website SantriNabawi ini.

Jika dalam posting website SantriNabawi terdapat kesalahan, atau Anda ingin sekedar memberi kritik dan saran kepada admin, silakan kirim pesan saja ke fanspage SantriNabawi! Tidak perlu posting surat terbuka di website lain!!!

Dapatkan update info terbaru dengan Tips Jitu Agar Tak Ketinggalan Info Terbaru Website SantriNabawi.Com

Bagikan via

21 Responses to "Di Madinah Baiknya Pilih Fakultas Apa?"

  1. Assalamualaikum,
    Saya sekarang masih kelas 12 (3 SMA Ipa)
    Nah yang mau saya tanyakan itu, jika saya ingin masuk Fakultas sains UIM apa perlu ikut muqobalah? Dan adakah beasiswa di KSA selain UIM dan KsU KUA?
    Dan kalu bisa di buat artikel tentang beasiswa yang ada di KSU serta syarat dan cara pendaftaran nya.
    Semoga anda selalu dilimpahkan dari segi amal ibadah, kesehatan, iman, dan finansial oleh allah, dan dimudahkan seluruh perkara" anda, amin.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Alhamdulillaah sudah dibahas pada posting Tanya Jawab Beasiswa KSA

      Di Arab Saudi tidak ada kampus KUA ^_^
      Aamiin.. Terima kasih atas doanya..

      Delete
  2. Assalamualaikum pingin nanya, kuliah di UIM biasanya dari jam berapa sampe jam berapa ya? kalau bisa di buat postingan aja pengalaman kuliah di UIM hehe syukron

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Tergantung jadwal, ada yg kena pagi, siang, sore, dan malam. Umumnya pukul 07:30 - 12:15 WAS.

      In syaa Allah.. Cerita Jalan ke Madinah aja belum sampai tiba di Madinah.. -_-

      Delete
  3. Kalau di indonesia, yang lulusan lughoh dari TIMTENG banyak gak syeikh ? Ane bingung pilih dirasah islamiyah apa jurusan lughoh. Ane posisi di KAU, pgn masuk dirasah islamiyah tapi kondisi org2 arab yg kuliah disini kurang begitu aliim, sedikit yg keliatan mutawaa. Banyak yg sholat d masjid sakan pkai kaos dan clana training, ngrokok jg jd hal yg biasa baik di sakan atau d kampus. Gmn mnrt antum bagusan lughoh apa dirosah islamiyyah syeikh dg lingkungan macam gini ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya lulusan lughoh dari TimTeng sedikit, krn pada belajar ilmu syar'i.

      Kalau ana sih, tetap lebih utama dirosat islamiyyah.

      Coba Antum tolong chat ana pribadi via fb. Biar bisa silaturrahim kapan-kapan.

      Delete
  4. assalamualaikum, fakultas syariah berat atau tidak akh?
    Kalo dibandingkan sama ushuluddin berat mana ya? Hehe,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Semua berat, apalagi belajar dengan bahasa Arab yang bukan bahasa utama kita.

      Relatif, tergantung dosen yang mengajar. Kadang lebih berat syariah, kadang lebih berat dakwah dan ushuluddin. Fakultas dakwah SKS kuliahnya lebih sedikit 5 SKS dibanding syariah.

      Delete
  5. Apa ada kesulitan ketika masyaikhnya mengajar dengan bahasa Arab..? Kesulitan mendengar ucapan masyaikhnya?? Gitu maksudnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tentu saja. Kesulitan sesuai tingkat kemampuan bahasa Arab mahasiswanya. Belum lagi jika Masyaikh bicara bahasa ammiyah, cepat, atau kurang lantang bertambah lah kesulitan.

      Delete
  6. Assalamu'alaikum
    Untuk Ma'had Lughoh Arobiyyah nya itu termasuk i'dadul lughoh di UIM bukan ?

    ReplyDelete
  7. Assalamualaikum.

    Nama saya Akbar. Saya mau tanya biasanya mahasiswa di UIM itu wisuda dalam 4 tahun untuk S1 tidak? Kok saya dengar banyak juga yang hidup di Saudi lebeih dari 10 tahun, tapi ijasahnya hanya S1? Apakah sulit untuk lulus dalam 4 tahun? Minimal 5 atau 6 tahun kan ya?

    Juga ada graduation thesis untuk wisuda tidak di tahun terakhir? Mohon maaf, banyak tanya-tanya.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Kalau semua mau bisa saja selesai tepat 4 tahun. Masalahnya banyak yang sengaja menganjlokkan nilainya untuk berlama-lama di Madinah. S1 8 semester semua perkuliahan biasa, tidak ada skripsi.

      Delete
  8. Assalamualaikum.
    saya siswa kelas 12 ips.insyaallah lulus tahun ini.
    bisa kasih rekomendasi tempat unutk menterjemahkan berkas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Silakan baca pada posting Tanya Jawab Beasiswa KSA! (link ada di atas)

      Delete
  9. assalamualaikum
    saya mau bertanya, apakah bisa lulusan S1 dari Indonesia (dari ilmu sains) mendaftar di UIM untuk belajar S2 ilmu syar'i?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      S2 UIM khusus alumni S1 UIM.

      Delete
    2. wah begitu ya. kalau di universitas selain UIM yang menerima S2 ada nggak?

      Delete
    3. Banyak. Silakan baca Tanya Jawab Beasiswa KSA dan Tips Agar Tak Ketinggalan Update Info SantriNabawi, link keduanya ada di atas! Sekarang aja lagi buka pascasrjana SainTek.. Baarakallaahu fiik..

      Delete
    4. jazakumullah khairan atas jawabannya :)

      Delete

Komentar tanpa nama (Anonim) tidak akan dijawab. Jika ingin berkomentar silakan login Gmail Anda atau pilih Name/URL! Name isi nama Anda dan URL isi alamat fb Anda, misal fb.com/ikhwan.sholeh

Semua komentar selalu dimoderasi dan tidak akan muncul sebelum disetujui oleh admin. Oleh karena itu, HARAP TIDAK MENGIRIM KOMENTAR LEBIH DARI SEKALI! Jika admin belum menjawab harap bersabar!

Centanglah bagian "Notify Me" agar Anda segera menerima email pemberitahuan saat komentar Anda telah dijawab admin!


Sosmed SantriNabawi dot Com
Instagram - Facebook - Twitter - Youtube