Close [X]
Assalaamu 'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh


Tanya Jawab Beasiswa Kerajaan Saudi Arabia (KSA)





Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Update : Jum'at, 13 Januari 2017

- SKCK kepolisian tingkat apa? 
- Rekomendasi umum tanpa menyebut kampus tujuan

 
Posting ini adalah kelanjutkan dari posting Tanya Jawab Pendaftaran & Muqobalah Universitas Islam Madinah dan ditambah tanya jawab secara umum tentang beasiswa universitas-universitas yang ada di Arab Saudi.

Dimohonkan kepada Asatidzah, Senior, Ikhwan, Akhwat Mahasiswa/i Arab Saudi bantu koreksi jika terdapat kesalahan dalam posting ini!

# Pilihan Kampus, Fakultas dan Jurusan # 

+ Fakultas apa saja yang ada di Universitas Islam Madinah sekarang?
- Ada 5 fakultas ilmu keIslaman dan 3 fakultas ilmu umum. Selengkapnya silakan baca di halaman Profil Universitas Islam Madinah (UIM)

+ Untuk UIM apakah yang mau masuk Ma'had Lughoh dan Sains juga perlu ikut muqobalah?
- Iya. Semua jalur masuknya lewat daftar online dan muqobalah. Petunjuknya sudah dibahas pada link tanya jawab Universitas Islam Madinah di atas.

+ Untuk masuk S1 Ummul Quro', KSU, dan KAU apa daftarnya lewat ma'had lughoh?
- Iya, daftarnya lewat diploma bahasa ma'had lughoh. Nanti kalau diterima dan sudah bisa bahasa Arab, in syaa Allah bisa langsung masuk kuliah S1 tanpa persiapan bahasa.

+ Kampus apa saja yang biasanya buka pendaftaran untuk Indonesia?
- Ada sekitar 15+ kampus Saudi yang berikan beasiswa bagi orang asing (non-Saudi), baca posting 15+ Universitas Arab Saudi yang Berikan Beasiswa untuk Mahasiswa Asing!


+ Mana saja yang masih buka pendaftaran?
- Silakan cek beberapa kampus Arab Saudi yang masih buka pendaftaran atau pernah ana posting di blog ini di link Kategori Beasiswa Arab Saudi berikut http://www.santrinabawi.com/search/label/Beasiswa Arab Saudi

+ Fakultas dan Jurusan apa saja yang tersedia?
- Anda bisa cek satu per satu tiap posting pada kategori beasiswa arab saudi di atas. Jika kampus yang Anda cari belum pernah kami bahas, silakan menuju posting 15+ universitas saudi di atas dan mengunjungi website kampusnya langsung!

+ Kampus yang ada jurusan ilmu syar'i (keIslaman) mana saja?
- Banyak. Diantaranya UIM, UQU, IMAM, KSU, KAU, dan selebihnya silakan menuju kategori beasiswa KSA atau ke website kampus yang tercantum di posting 15+ universitas saudi di atas!


+ Untuk Pascasarjana S2 apakah bisa masuk jurusan keIslaman, jika S1 nya di Indonesia?
- Setau ana sih, nggak bisa.

+ Kenapa nggak bisa?
- Karena yang buat aturan bukan ana ^_^. ana tidak tahu pasti.

+ Kira-kira kenapa?
- Kira-kira ya ini kira-kira lho... Karena standarnya beda S1 Indo dengan S1 di Arab Saudi. Di Indo nggak hafal juz amma aja bisa sarjana, di Saudi standarnya 5-10 juz. Alasan lain yang juga kira-kira; karena kampus di Indo manhajnya belum tentu sama dengan di Arab Saudi. Dan juga mungkin faktor bahasa, Antum di Indo dengan bahasa Indo S1 pinter ilmu ushul fiqh, ilmu hadits, dll tapi kemampuan bahasa Arab rendah gimana coba mau langsung S2, apalagi S3?

+ Saya hafal Qur'an 30 juz dan bermanhaj sama dengan Kerajaan Saudi bisa nggak langsung S2 keIslaman?
- Allahu A'lam.

+ Kalau mau masuk S2 selain keIslaman bisa nggak di Makkah atau di Madinah?
- Untuk Ummul Quro' Makkah ana tidak tahu. Yang ana tau UIM tidak menerima S2 kecuali dari alumni UIM sendiri. Allahu A'lam. Alumni UIM aja susah masuk S2, apalagi dari luar.

+ Ada tuh kampus Saudi yang buka pascasarjana keIslaman untuk non-arab juga?
- Iya emang ada, tapi ana belum tau ada yang diterima jika S1 nya dari Indo. Tapi silakan dicoba, mungkin Antum orang pertama yang akan diterima.

+ Selain keIslaman dan selain di Makkah dan Madinah bisa masuk pascasarjana langsung?
- Bisa. Yang ana tau banyak Ustadz-Ustadz ana S1 di Indonesia kemudian pascasarjana Bahasa Arab di King Saud University di Riyadh, ibukota KSA.

+ Selain bahasa Arab donk, misalnya pascasarjana Sains dan Teknologi atau Perminyakan?
- Nah kategori ini banyak... Ada KSU, KAU, KAUST, dan KFUPM. Cek link kategori beasiswa Arab Saudi di atas.

# Akhwat #

+ Adakah beasiswa untuk Akhwat?
- Ada.

+ Syaratnya apa?
- Secara umum syarat sama dengan untuk Ikhwan. Syarat khususnya yang berat dan buat kebanyakan akhwat mundur, yaitu harus punya mahrom laki-laki yang sudah tinggal di Arab Saudi, baik sebagai mahasiswa juga atau pekerja.

+ Saya punya mahrom di Saudi, berkas apa yang bisa dijadikan bukti?
- Scan kartu iqomah mahrom. Kampus UQU malah mensyaratkan untuk pendaftaran akhwat, iqomah mahromnya harus Makkah, bukan Madinah, Tabuk, atau lainnya.

+ Kalau mahrom saya tidak di Makkah, tapi saya mau daftar UQU? Bolehkah pinjem scan iqomah temannya?
- Sebaiknya jangan, karena si wanita akan jadi tanggungan pemilik iqomah, masa iya kasih tanggung jawab ke yang bukan mahromnya!?!
- Kalaupun tetap mau daftar silakan coba walaupun iqomah mahrom bukan Makkah, daripada pake iqomah orang lain.

+ Syarat untuk akhwat yang lain apa?
- Bukti Hubungan dengan Mahrom. Jika mahrom adalah suami cukup terjemah akta nikah. Jika orang tua atau Saudara Kandung Laki-Laki bisa terjemahkan kartu keluarga.

+ Nggak punya mahrom di Saudi?
- Mahasiswa Madinah tuh banyak yang masih jomblo. Admin juga.. Hehehe ^_^
- Awas ada yang gak terima walau becanda!!! Iya, iya yang udah nikah juga banyak.
- Kami belum bisa berikan solusi bagi akhwat yang nggak punya mahram di Saudi, karena memang aturan kerajaan seperti itu. Wanita asing yang masuk Saudi harus punya mahram.

+ Itu TKW bisa masuk KSA tanpa mahram?
- TKW mah ada aturan lain antar pemerintah KSA-Indo.

+ Apa bisa mahram diwakili penjamin, misalnya teman atau siapa gitu?
- ana tidak tahu, yang ada di aturan cuma mahram.

+ Denger-denger ada kampus Saudi yang nerima wanita tanpa mahram, bahkan nerima non muslim?
- Iya ada, KAUST nama kampusnya. Khusus pascasarjana sains dan teknologi.

+ Saya sudah punya mahrom di Saudi, kampus yang buka untuk akhwat apa aja?
- Banyak sih sebenernya, seperti Taibah University di Madinah, Ummul Quro' Makkah, King Saud University di Riyadh, King Abdul Aziz University di Jeddah, Princes Noura University dan lain-lain. Silakan dicek saja satu persatu semua beasiswa Arab Saudi yang dishare di sini.

+ UIM gimana?
- UIM khusus kampus ikhwan (laki-laki).

# Pengumuman #

+ Kapan pengumuman yang diterima beasiswa Arab Saudi?
- Biasanya pengumuman kurang lebih satu tahun setelah pendaftaran. Jadi bisa saja kurang dari setahun dan bisa saja lebih.
+ Di mana pengumumannya?
- Biasanya bagi yang diterima akan mendapat email calling visa dari pihak kampus. Oleh karena itu, gunakanlah email yang beda dengan email facebook atau sosmed lainnya ketika mendaftar. Sangat sayang sekali jika Antum diterima namun tidak tahu info sebab emailnya tertimbun email notifikasi sosmed.

# Umur #

+ Umur saya sudah lewat batas syarat yang ditentukan bisa diterima nggak?
- Allahu A'lam. Dicoba saja kalau mau, tapi jangan terlalu berharap. Karena ana belum tau ada mahasiswa Indo yang diterima sedangkan usianya sudah lewat batas.

# Hafalan Qur'an #

+ Apakah ada syarat hafalan minimal untuk mendaftar?
- Berdasarkan syarat resmi Universitas Islam Madinah, syarat hafalan minimal 30 juz hanya untuk fakultas Qur'an. Sementara untuk 4 fakultas lainnya tidak ada ketentuan minimal hafalan, terbukti ada beberapa mahasiswa yang diterima dengan hanya bermodal hafalan juz 'amma atau juz 30 saja. Namun ada baiknya Antum tetap punya banyak hafalan Qur'an.

+ Kampus lain gimana?
- Kampus lain bisa dicek ke persyaratan masing-masing kampus, karena tiap kampus dan jurusan berbeda syaratnya. Beberapa kampus yang buka pascasarjana keagamaan mensyaratkan minimal hafal 5 juz.

# Ijazah #

+ Untuk daftar UIM Ijazah yang dipakai ijazah resmi RI atau ijazah pondok pesantren?
- ana dulu sih ijazah resmi RI yang ada garudanya saja. Jika ijazah pesantren Antum sudah mendapat akreditasi Universitas Islam Madinah, ada baiknya gunakan ijazah pondok pesanteren saja!

+ Pondok pesantren mana saja yang sudah mendapat akreditasi?
- ana juga tidak tau secara detail nama-nama pondok pesantren yang sudah mendapat akreditasi, namun diantara yang ana tau Pesantren Al-Irsyad, Bin Baz, dan Imam Bukhori.

+ Ijazah SMA/SMK gimana, bisa nggak?
- In syaa Allah bisa. Karena yang diminta adalah ijazah setara SMA. Jadi tidak mesti alumni Pesantren dan MA.

+ Ijazah paket C gimana?
- Allahu A'lam. Emang beda ya? ana gak pernah liat sih. Kalau mau coba daftar silakan!

+ Ijazah asli hilang gimana, bisa daftar pake fotocopyan?
- Daftar online mah selalu bisa. Yang jadi pertanyaan kalaupun diterima, gimana Antum mau menghadirkan ijazah aslinya???

# Transkrip Nilai #

+ Transkrip nilai untuk daftar yang mana ya?
- Yang di belakang ijazah resmi RI.

# Surat Keterangan Berkelakuan Baik #

+ Di mana ana bisa memperoleh ini?
- Antum bisa minta dari sekolah atau pesantren Antum, atau bisa juga buat SKCK di kepolisian.

+ Kepolisian tingkat apa ya?
- Kepolisian tingkat apa saja, yang penting bisa buat SKCK.

+ Syarat buat SKCK apa?
- Ini di luar bahasan ana. Googling sendiri aja ea.

# Passport #

+ Buat paspor gimana caranya?
-  Ini juga di luar bahasan ana. Googling sendiri aja. Di web imigrasi seingat ana ada kok.

+ Apakah passport perlu diterjemah?
- Tidak.

+ Apakah wajib punya passport saat daftar?
- Para Masyaikh bilang bahwa kelengkapan berkas, termasuk passport itu sangat penting. Jadi sebaiknya buat saja. Setau ana sih, semua mahasiswa yang diterima sudah mempunyai passport. Itu tandanya pihak UIM lebih mengutamakan pendaftar yang berkasnya lengkap untuk diseleksi.

+ Kan sayang kalau nggak diterima?
- Antum belum daftar dan belum usaha udah pesimis aja, Allah SWT berfirman dalam hadits qudsi: "Aku bersama prasangka hamba-Ku". Ya kalaupun nantinya Allah SWT belum berkehendak Antum kuliah di Madinah, itu juga pasti yang terbaik untuk Antum. Yang penting Antum sudah usaha dulu lengkapin berkas.

+ Berapa sih biaya untuk buat passport? Berapa lama masa berlakunya passport itu?
- Biaya pembuatan passport resminya Rp. 250.000 kalau belum naik sih (cek aja di website imigrasi untuk update biaya). Untuk masa berlakunya 5 tahun, jadi bisa Antum gunakan untuk coba daftar beasiswa selama 5 tahun di banyak kampus luar negeri.

# KTP #

+ Apakah KTP perlu diterjemah?
- Tidak.

# Surat Medis #

+ Apakah harus medical check up komplit untuk daftar?
- Menurut aturan sebenarnya harus. Namun berdasarkan pengalaman, untuk pendaftaran cukup minta surat keterangan sehat dari puskesmas saja.

# Surat Rekomendasi #

+ Lembaga Islam seperti apa yang bisa dimintai rekomendasi?
- Paling simple Antum bisa minta surat rekomenasi dari kepala sekolah atau pimpinan pondok pesantren. Kalau mau juga bisa minta rekomendasi ke MUI atau Kemenag. Biasanya ada stempelnya.

+ Rekomendasi Tokoh itu seperti apa?
- Bisa pejabat seperti presiden, menteri, gubernur, walikota, atau Ustadz yang dikenal dunia internasional atau bisa juga Ustadz-ustadz alumni dari Arab Saudi.

+ Untuk pascasarjana gimana?
- Umumnya yang diminta adalah rekomendasi dari professor atau minimal doktor yang pernah ngajar Antum kuliah S1. Kadang ada juga yang minta lengkap serta penelitian apa saja yang pernah dilakukan.

+ Bisa tidak rekomendasi dibuat umum, tanpa menyebut nama kampus tujuan?
- Terserah Antum.

# Surat Izin Negara dan Kerja #

+ Itu surat izin negara untuk kuliah ke Arab Saudi minta kemana?
- Allahu A'lam ana juga kurang tau. Coba daftar aja dulu, kali aja cuma syarat bukan diminta dokumennya.

+ Kalau diminta upload?
- Coba minta ke dinas pendidikan di kota/kabupaten Antum, atau ke tingkat provinsi, atau ke DIKTI Pusat Jakarta. Allahu A'lam, ana kurang tau dan belum bisa kasih solusi selain instansi-instansi tersebut.

+ Surat izin kerja itu gimana?
- Kalau Antum sudah kerja PNS ya minta aja dibuatkan surat izin dari atasan.

# Curriculum Vitae #

+ Ini gimana formatnya?
- Kalau pihak kampus nggak ngasih link download formulirnya buat aja sendiri biodata diri dan riwayat pendidikan Antum.

+ Contohnya CV gimana?
- Yah manja banget CV doank, googling aja!

+ Buat CV bahasa apa?
- Bisa jadi bahasa Arab atau Inggris, sesuaikan dengan yang diminta. Kalau tidak jelas minta bahasa apa, coba lihat ijazah diminta terjemah bahasa apa? Selesai perkara.

# TOEFL #

+ Jurusan apa yang perlu TOEFL?
- Umumnya semua jurusan, selain keIslaman.

+ Pascasarjana keIslaman perlu TOEFL nggak?
- ana tidak tahu. Website lain ada yang bilang tetap pakai TOEFL.

+ Standar TOEFLnya?
- Bisa dicek di syarat pendaftaran tiap kampus masing-masing.

# Terjemah Dokumen dan Legalisasi #

+ Apakah berkas diterjemah dulu atau nanti ketika diterima saja?
- Berkas diterjemah dulu lah. Kalau berkas Antum bahasa Indonesia, otomatis Syaikh nggak akan paham. Bahasa zaman sekarangnya gagal paham -_-. Lalu kalau Syaikh nggak paham, apa yang mau diseleksi dari berkas Antum? Langsung coret aja nggak lulus.

+ Berkas apa saja yang perlu diterjemahkan?
- Berdasarkan syarat resmi Universitas Islam Madinah, semua dokumen harus diterjemahkan oleh penerjemah resmi ke dalam Bahasa Arab. Kampus lain ada yang mengizinkan ke dalam bahasa Inggris.

+ Untuk pendaftaran awal apakah cukup terjemah tersumpah atau harus dilegalisasi juga?
- Cukup terjemah resmi / tersumpah saja. Kalau diterima baru legalisasi.

+ Kira-kira berapa biaya terjemah resmi saja?
- Berdasarkan pengalaman, biaya terjemah resmi saja sekitar Rp. 50.000 - Rp. 85.000 per lembar. Harga bisa jadi berubah, tergantung kebijakan jasa penerjemah.

+ Lalu kalau terjemah resmi hingga legalisasi duta besar Saudi Arabia?
- Untuk terjemah hingga legalisasi duta besar Arab Saudi sekitar Rp. 400.000 per dokumen.

+ Itu gimana prosedurnya sampai Dubes Arab Saudi?
- ana nggak tau secara detail, ana cuma tau biaya itu dari penerjemah tersumpah / resmi yang pernah ana hubungi. Jadi kalau pengen tau caranya silakan tanya ke jasa penerjemah tersumpah atau minta urusin aja langsung sama jasa penerjemah.

+ Wah.. Jika semua berkas harus diterjemah resmi biayanya mahal banget. Ada solusi?
- Ada. Solusi ana, Antum terjemahkan beberapa dokumen terpenting saja, misalnya; Ijazah, Transkrip Nilai, dan Rekomendasi. Ini modal hemat dan nekad karena jelas kurang dari syarat yang diminta, karena Antum minta solusi ana. ana dulu ya gitu aja. Ingat ini solusi buat yang keuangannya kurang mampu dan ana tidak bertanggung jawab atas resikonya!!! Kalau punya uang ya lebih baik terjemahin semua yang diminta diterjemah!!!

+ Adakah kontak jasa penerjemah resmi yang bisa dihubungi?
- Ada, Akh Qoys LIPIA. WA +6282325679475
- Atau Ustadz Asep Roni Hermansyah (Telpon/SMS/WA) 0812-1345-4559 aseproni2012@gmail.com atau Antum bisa cari fans page facebook dengan nama SyurfahMadinah.
- Atau Zen Al-Hadi Penerjemah (Telpon) 0218094661 alhadipenerjemah@gmail.com
+ Alamatnya di mana?
- Tanya aja ke kontaknya. Umumnya jasa terjemah tersumpah di DKI Jakarta.

+ Bisa nggak kirim berkas online via email berbentuk file foto saja?
- Bisa. Kontak aja penerjemahnya lalu kirim ke emailnya. Nggak perlu kirim fotocopyan dokumen kertasnya. Cukup berbentuk file biar cepet.

+ Berapa hari proses penerjemahannya?
- Silakan tanya saja ke jasa penerjemah, kan udah ana kasih kontaknya!?

Terkait detail fasilitas beasiswa bisa baca posting Tanya Jawab Fasilitas Beasiswa Arab Saudi.

{Madinah, 17 Januari 2016 / 7 Robi'ul Akhir 1437 H}
Copyright @ Ahmad Bilal Almagribi
Mahasiswa Fakultas Syari'ah, Universitas Islam Madinah



Perhatian!!! Jika Anda merasa artikel website SantriNabawi ini bermanfaat, silakan share ke sosmed Anda dengan mengklik tombol share yang sudah disediakan di bawah ini! Copas/repost WAJIB mencantumkan bahwa sumbernya dari website SantriNabawi ini.

Jika dalam posting website SantriNabawi terdapat kesalahan, atau Anda ingin sekedar memberi kritik dan saran kepada admin, silakan kirim pesan saja ke fanspage SantriNabawi! Tidak perlu posting surat terbuka di website lain!!!

Dapatkan update info terbaru dengan Tips Jitu Agar Tak Ketinggalan Info Terbaru Website SantriNabawi.Com

Bagikan via

79 Responses to "Tanya Jawab Beasiswa Kerajaan Saudi Arabia (KSA)"

  1. Assalamu'alaikum..untuk akhwat bolehkah mangambil adik sebagai mahram? Yang mana dia pun belajar disana?
    Dan adakah beasiswa untuk SMA sederajat?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      In syaa Allah boleh, selama adiknya SUDAH punya iqomah / izin resmi tinggal di Arab Saudi.

      Kami tidak ada info beasiswa SMA sederajat untuk orang luar Saudi.

      Delete
  2. Assalamualaikum,. Di universitas KAUST,. klo sholat 5 waktu pelajarannya berhenti..?

    ReplyDelete
  3. bagaimana cara melegalisasi dari kedubes saudi arabia?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silakan baca ulang posting di atas bagian #Terjemah Dokumen dan Legalisasi# pertanyaan ke-4!

      Delete
  4. Maksudnya program sudan bisa non beasiswa mesir?

    ReplyDelete
  5. Assalamu'alaikum
    Maaf apakah ada beasiswa pascasarjana S2 untuk jurusan kedokteran? Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Seingat ana ada, cuma sebagian besar sepertinya kedokteran hanya untuk penduduk lokal Saudi, bukan untuk mahasiswa Internasional.

      Delete
  6. assalamu'alaikum admin,
    sy mau tanya,

    mengenai beasiswa ke timur tengah ini
    memang rata-rata biaya besar di keberangkatan awal ya? (mendengar dr rekan2 yg satu mahad) ada yg berhasil dan juga tidak karena modal awalnya.

    Solusinya jk bkn dr golongan yg berada (ber-uang), gmn ya?

    rekan2 lain ktika mengajukan pinjaman ke yayasan sosial tdk smuanya cair pada waktu yg diinginkan ataubahkan tdk smuanya yg di-approve.

    Mohon pencerahan,
    ana dari ma'had al-imarat bandung,
    jur. bahasa arab,
    memiliki background umum sblmnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Untuk pendaftaran umumnya cuma biaya paspor dan terjemahan berkas saja. Sisanya cuma surat-surat seperti SKCK dan keterangan sehat bisa dibilang cukup murah.

      Yang lumayan mahal persiapan keberangkatan SETELAH DITERIMA. Namun untuk persiapan keberangkatan ke kampus-kampus Saudi admin rasa lebih murah dari ke negara-negara lain, dan nanti akan diganti setibanya di Arab Saudi.

      Beda dengan Mesir, Sudan, Maroko yang sebagan diterima tapi non-beasiswa. Lalu Yaman, beasiswa saja bayar 25 jutaan.

      Delete
  7. Assalamu'alaykum akh.
    Mau tanya, untuk minta rekomendasi dari MUI atau Kemenag pake persyaratan gak?
    Dan untuk dokumen yg di terjemah ke arab semua dokumen kecuali KTP dan paspor ya?
    Syukron

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Silakan ditanyakan saja ke MUI dan Kemenag di tempat Antum berada, tiap wilayah bisa saja berbeda. Iya. Afwan.

      Delete
  8. Assalamu'alaikum min
    Apakah transkip nilainya hanya nilai2 yang berada di belakang ijazah saja?
    Jazakallau khairan min

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Betul, seperti yang sudah dijelaskan.

      Delete
  9. Assalamualaikum
    Mau tanya nih, pendaftaran untuk ke ummul qura kapan ya min ????
    Alhamdulillah jaza kumullohu khoiro

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Saat ini buka. Silakan baca infonya di sini!

      Delete
  10. Bismillah...

    Afwan mau tanya, umur ana sudah jauh dari 25th, jika ujian langsung di UIM, bagaimana menurut antum peluang diterimanya? Apakah perlu daftar Online juga?

    Jazakallah khaira

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semua yang ingin muqobalah di UIM perlu daftar online. Selain muqobalah kelengkapan dokumen syarat yang diupload saat daftar online juga diseleksi. Kalau tidak daftar online apa yang akan diseleksi?

      Berdasarkan aturan UIM usia di atas 25th tidak memenuhi syarat. Jika tetap ingin mencoba silakan! Peluangnya Allahu A'lam.

      Delete
  11. Universitas mana saja di Madinah dan Mekkah yang bisa menerima ijazah SMP, usia 15 tahun, akhwat, dan program apa? apa saja persyaratan dan link pendaftarannya? jazakumullah khairan

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya tidak mengetahui sekolah yang bisa menerima akhwat di bawah umur, kecuali ada mahramnya mungkin bisa didaftarkan di Sekolah Indonesia Makkah atau sekolah pemerintah Saudi langsung, dengan syarat mahramnya sudah tinggal di Arab Saudi.

      Akhwat usia kuliah saja tidak bisa daftar tanpa mahram seperti sudah dijelaskan di atas, apalagi masih di bawah umur.

      Delete
  12. Assalamu'alaikum
    Mohon maaf jika sudah ditanyakan sebelumnya. Apakah ada beasiswa untuk yang berusia diatas 40 tahun (bidang teknik). Kalau tidak ada, apakah mungkin menggunakan beasiswa pemerintah Indonesia?(terutama untuk living cost dengan membawa keluarga). Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Setahu saya batas usia kampus2 Arab Saudi untuk S2 maksimal 30 tahun dan S3 maksimal 35 tahun. Allahu A'lam.

      Delete
  13. assalamu'alaikum
    afwan saya mau tanya bisa gak yah surat rekomendasi dari lembaga / tokoh nya ditulis untuk Kuliah di Arab Saudi saja ( tidak menyebutkan nama universitas nya )
    biar bisa di pakai daftar di beberapa universitas

    ReplyDelete
  14. bisa gak min daftar sekaligus misalnya daftar di uim , ksu , kau ? biar lebih besar peluang kuliah di saudi nya

    ReplyDelete
  15. akhi klo unt sekolah sekelas smp adakah beasiswa unt orng non arab di arab saudi?

    ReplyDelete
  16. Assalamualaikum...
    Bisa tidak kalau jurusan s1 nya berbeda dengan jurusan s2 yang ingin diambil di salah satu universitas disana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Sebagian jurusan bisa, sebagian tidak bisa, dan setiap kampus punya aturan serta syarat yang berbeda.

      Delete
  17. Assalamu'alaikum min, pada tanya jawab di atas ada hal yang bertentangan min, di point #terjemah dokumen admin berkata bahwasanya (untuk UIM) semua dokumen harus di terjemah tersumpah akan tetapi pada point #ktp dan #passport admin berkata kedua dokumen tersebut tidak di terjemah , jadi yang benarnya seperti apa ya min? Jazakallaku khair min

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Semua dokumen tertulis, selain paspor dan KTP harus diterjemahkan.
      Wa iyyaaka Aamiin..

      Delete
  18. assalamualikum akhi mau nanya, saya sudah daftar di KAU dan sudah di konfirmasi, nah tapi setelah di cek lagi ternyata ada kesalahan nama, apakah bisa di ubah lagi??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Harap lain kali tidak mengirim komentar serupa lebih dari sekali! Sebab Anda mengirim 2 komentar serupa.

      Sebagaimana sudah dijelaskan pada halaman cara daftar KAU, setelah dikonfirmasi data tidak bisa diedit lagi.

      Delete
  19. Assalamualaikum
    Mau tanya apakah sudah banyak orang non arab kuliah di princess noura university? Apa yang dimaksud dengan mahrom harus keluarga? Bagaimana jika saudara jauh? Dan bagaimana soal rasisme disana
    Terimakasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Karena sepertinya belum ada satu orangpun mahasiswi Indonesia di sana, kami tidak tahu apakah negara lain sudah banyak atau belum.

      Silakan pelajari lagi siapa saja mahrom itu! Jika Saudara jauh itu diperbolehkan dalam hukum Islam menikah dengan Ukhtii, berarti saat itu dia bukan mahrom Ukhtii. Dia dan ukhtii tidak boleh berdua-duaan, oleh karena itu Arab Saudi yang menjalankan syariat Islam hanya mengizinkan pendaftar wanita bagi yang punya mahrom di Saudi.

      Delete
  20. assalmk.. admin santri nabawi pas mau dimulai pendafatran taif kok tahun pembuatan pasport gk ada tahun 2015 atau 2016 yang ada malah diatasnya gmna tu akh.. segera dong jawabannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Alhamdulillaah tahun-tahun sebelum 2017 sudah ada..

      Delete
  21. bismillah...
    afwan. mau nanya,
    ketika melampirkan berkas2 yg mau diterjemah, nama yg dilampirkan sesuai dgn ijazah atau sesuai dgn paspor? krn berbeda. sebab waktu ana daftar di UIM yg ana pakai paspor yg nama nya dsuruh ubah pihak imigrasi dgn alasan diarab Saudi tdk paham dnama yg diringkas. misalkan ringkasan nama org tua diringkas (H.T).
    jzkllahu khoiran.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika pihak penerjemah mau, pendapat saya ikuti nama paspor yang tidak disingkat! Jika pihak penerjemah bilang tidak boleh ya sudah, tidak masalah diterjemah tetap singkatan. Ketika daftar online silakan ditulis nama lengkap sesuai paspor! Allahu A'lam.

      Delete
  22. assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu . saya ingin bertanya stadz , apakah ada nilai ijazah minimal untuk pendaftar ?
    syukron jazilan .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Biasanya minimal jayyid jiddan atau very good. Sekitar 80-90.

      Delete
  23. Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakatuh. Akhi, saya mau nanya. Apakah UIM menerima Lulusan SMA Negeri di Indonesia? Apakah SMAN Favorit di Indonesia memiliki pertimbangan UIM? Apa syarat yang harus banget di miliki oleh seorang siswa SMA negeri yang hanya ikut kajian Sunnah tapi belum berilmu banyak dan ingin kuliah di UIM ? Ana mohon jawabannya secepatnya, karena untuk mempersiapkan. Syukron.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      UIM menerima alumni SMA Negeri maupun Swasta. Yang penting punya ijazah resmi RI sebagaimana sudah dijelaskan di atas. SMAN favorit Indonesia ana rasa tidak ada kelebihan bagi UIM.

      Lengkapi semua syarat dan persiapan muqobalah semaksimal mungkin. Baca Tanya Jawab UIM dan Contoh Soal Muqobalah UIM!

      Delete
    2. Assalaamu'alaikum. Akhi, kapan pendaftaran untuk tahun ajaran baru? Ana sekarang kelas 3 sma dan sedang mempersiapkan bahasa arab dasar.

      Delete
    3. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Selalu buka. Tidak perlu menunggu tanggal atau bulan tertentu. Daftarlah jika berkas sudah lengkap, sudah ada info muqobalah di Indo, atau mau langsung muqobalah di Madinah. Silakan baca lagi dengan teliti tanya jawab UIM.

      Delete
  24. Assalamu'alaikum, min, maaf, saya taufan, kalau umur saya 25 tahun, lulus sebagai dokter umum dan saya ingin sekali kuliah S1 di madinah, adakah jurusan di UIM atau unversitas lainnya, yang mau menerima saya?

    Sebelumnya maaf, mengganggu waktunya min

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Umumnya kampus Saudi membatasi usia pendaftar S1 maksimal 25 tahun, bahkan sebagian kampus 23 tahun. Silakan dicoba jika tetap mau mencoba!

      Delete
  25. Gan skcknya harus polsek aja atau sampai polda atau bahkan mabes?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah dijelaskan di atas. Kepolisian tingkat apa saja, yang penting bisa buat SKCK.

      Delete
  26. mohon sarannya, jika s1 Al azhar, apakah bisa melanjutkan pascasarjana di universitas di KSA ? jazakumullah khairan

    ReplyDelete
    Replies
    1. In syaa Allah ada peluang, selain di UQU dan UIM, sebagaimana sudah dijelaskan di atas. Allahu A'lam. Wa iyyaakum Aamiin..

      Delete
  27. Assalamu'alaikum kak!
    Saya lulusan dari SMK tahun 2017, apakah saya bisa mendaftar di Universitas di Arab Saudi sebagai CAMABA disana tapi saya minatnya Fakultas Komputer, apakah bisa kak!
    Mohon informasinya lebih lanjut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Afwan, harap lain kali agar tidak mengirim komen sama lebih dari sekali, sebab Antum mengirim 2 komen yang serupa!

      Baik lulusan Pesantren, MA, SMA, maupun SMK semua berpeluang, selama memenuhi semua persyaratan.

      Delete
  28. Assalammualaikum..
    Saya seorang mahasiswa s1 teknik, dan insyallah tahun depan sudah lulus,
    Umur saya tahun depan 23, dan rencana mau ambil ma'had lughoh, terus ambil s2 disana..
    Kira2 bisa gak gitu ya?
    Jazakallah khairan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Pertanyaan Antum kurang spesifik kampus apa. S2 UIM khusus alumni S1 UIM. S2 UQU khusus alumni Saudi. Beberapa kampus lainnya bisa langsung S2, seperti teknik bisa langsung S2, bljar pakai bhsa Inggris, syarat TOEFL.
      Wa iyyaaka Aamiin..

      Delete
  29. Assalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakatuh.
    Bagaimana mencantumkan nama pada paspor jika nama hanya terdiri dari dua bagian, dan bagian keduanya adalah singkatan misalnya, "Jumardi B".??
    Apakah itu kedepan dapat mempengaruhi diterima tidaknya pendaftar tsb??
    Terima kasih atas jawabannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Afwan, harap lain kali agar tidak mengirim komen serupa lebih dari sekali, sebab Antum mengirim 2 komen yang serupa!

      Silakan dikonsultasikan dengan pegawai imigrasi tempat membuat paspor! In syaa Allah yang seperti itu tidak mempengaruhi.

      Baarakallaahu fiik..

      Delete
  30. Min gimana kalau suami kuliah di univ islam madinah, tapi beliau disana hanya sbg mahasiswa (tidak penduduk asli saudi). Iqamah hanya kira2 4tahun, apakah istrinya boleh mendaftar di univ sana dgn alasan suaminya mahasiswa sana? Mohon balasannya dgn lengkap krna ana sangat ingin kuliah disana. jazakallah khayran.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya memang yang disyaratkan begitu, cukup mahrom yang punya iqomah di Saudi, bukan orang Saudi. Baik mahromnya mahasiswa atau TKI bisa, yang penting punya iqomah.

      Delete
  31. Assalamu'alaikum
    Saya mau tanya, untuk dokumen yg sudah diterjemahkan itu hanya dalam bentuk softcopy nya saja ya?

    Bagaimana jika nama ijazah(SD-SMP-SMA) berbeda dengan Akte kelahiran dan KTP/Passport?
    Nama di Ijazah : Jafar Shadiq
    Nama di Akte/KTP/Passport : Ja'far Shadiq
    Hanya beda tanda "petik(')"
    Lebih baik menggunakan Nama yg mana, Ijazah atau KTP/Passport?

    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Untuk daftar online softcopy saja yg diupload. Jika diterima hardcopy dipakai untuk ngurus visa keberangkatan.

      Yg mana saja tdk jadi masalah, in syaa Allah.

      Delete
  32. Assalamualaikum
    Masih adakah beasiswa yang buka? Mohon pencerahannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Ada. Silakan pantau saja posting2 terbaru beberapa hari kedepan in syaa Allah.

      Delete
  33. Assalamu'alaikum

    Mohon maaf. Saya masih sangat minim mengetahui info beasiswa di Saudi khususnya King Fahd. Saya berharap dari para asatidz sekalian yang bersedia memberikan informasi atas pertanyaan saya.

    1. Berapa usia maksimal untuk mengambil Master?
    2. Saat mendaftar, apakah harus menyetakan TOEFL? (atau bisa menyusul/)

    Jazakumullahu khoiron

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..

      1. Umumnya master maksimal 30 tahun dan doktoral maksimal 35 tahun.
      2. Bisa menyusul in syaa Allah.

      Wa iyyaakum Aamiin..

      Delete
  34. Assalamu'alaikum.
    Kalau ana sebelumnya udh pernah menerima beasiswa dri Arab Saudi apa bisa lanjut beasiswa k UIM. Misalnya ana kuliah di LIPIA dipertengahan ana daftar UIM apa ada kesempatan diterima?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Kesempatan diterima di Saudi tidak berkaitan dengan LIPIA, meskipun juga milik KSA. Banyak yang sebelum ke Saudi pernah kuliah, bahkan hampir lulus di LIPIA.

      Delete
  35. Assalamualaikum min (Ustadz Bilal)
    Mohon Maaf min.Hanya untuk memastikan saja.Admin dulu pernah posting jasa penerjemah ustadz asep dan penerjemah zen al hadi.Yang ingin saya tanyakan min tentang penerjemah ustadz zen al hadi.apakah penerjemah tersebut dapat dipercaya mengingat saya menemukan info di internet pemiliknya ada terindikasi syiah.Mohon penjelasannya ya min saya sudah terlanjur terjemah. Disana... Terima kasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Sebelum Antum, ana sudah pernah komplain duluan ke PPMI Madinah 2 tahun yang lalu sewaktu beliau mencantumkan kontak penerjemah Zen Al-Hadi. Beliau menjawab bijak dan benar; Ini urusan mu'amalah, kalau kita boleh jual beli atau pakai jasa non Muslim, kenapa sesama Muslim tidak?

      Dokumen-dokumen ana sendiri diterjemah Zel Al-Hadi. ana akui terjemahannya berkualitas bagus dan format cetakannya juga bagus. Tidak ada masalah sebatas untuk hubungan mu'amalah.

      Delete
  36. bismillah. assalamu'alaykum
    kalo ana lulus sma 2013 berarti maksimal mendaftar tahun 2018 setelah itu tidak bisa lagi ya min? makasih jazaakumullahu khoyron

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Ya, betul sekali. Silakan berikutnya mencoba kesempatan S2 atau S3.. Wa iyyaakum Aamiin..

      Delete
  37. Assamualaikum
    Bagaimana kalau kita di minta kode konfirmasi
    Tapi tidak masuk ke hp kita kodenya??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalaam Wr.Wb..
      Silakan coba minta kirim ulang kodenya, atau restart hp, atau ganti nomor lain.

      Delete
  38. Assalamualaikum. Di UIM fakultas apa yang mempelajari irama membaca Al-Quran?

    ReplyDelete
  39. Mohon maaf apabila terkirim lebih dari sekali, karna saya tidak mengetahui ini sudah terkirim atau tidak. Saya ingin bertanya, di UIM di fakultas apakah yang mempelajari irama membaca Al-Quran?

    ReplyDelete

Komentar tanpa nama (Anonim) tidak akan dijawab. Jika ingin berkomentar silakan login Gmail Anda atau pilih Name/URL! Name isi nama Anda dan URL isi alamat fb Anda, misal fb.com/ikhwan.sholeh

Semua komentar selalu dimoderasi dan tidak akan muncul sebelum disetujui oleh admin. Oleh karena itu, HARAP TIDAK MENGIRIM KOMENTAR LEBIH DARI SEKALI! Jika admin belum menjawab harap bersabar!

Centanglah bagian "Notify Me" agar Anda segera menerima email pemberitahuan saat komentar Anda telah dijawab admin!


Sosmed SantriNabawi dot Com
Instagram - Facebook - Twitter - Youtube